Bima, Peloporntb.com - Para buruh pekerja proyek Rumah Sakit Sondosia bangunan farmasi dengan anggaran 2 Milyar lebih mengeluh, pasalnya para buruh tidak terima gaji sesuai hasil dari kesepakatan dengan kontraktor proyek, Kamis (12/12).
Awalnya anggaran borong yang sudah dijanjikan disepakati senilai 270. 000.000 (dua ratus tujuh puluh juta) sehingga para buruh telah melakukan pekerjaan cor beton pondasi dengan kedalaman 2,30 meter di cor cakar ayam yang sudah dikerjakan. ucap Bram
Dikatanya, "Setelah selesai pengecoran 27 tiang kami para buruh tukang langsung diberhentikan untuk bekerja", sementara gaji teman-teman buruh belum dikasih dan ini menjadi tanggung jawab penuh kami dari tukang untuk menggaji para buruh. keluhnya
Secara fisik pekerjaan sudah dikerjakan 25%, sementara gaji tukang baru 10. 000.000 (sepuluh juta) yang sudah di kasih setelah pekerjaan satu bulan lebih, itupun di kasih bertahap, sementara kategori pekerjaan masuk pada kategori berat. beber Bram
Parahnya lagi, untuk para tukang yang baru bekerja hanya 6 hari dicairkan anggaran 60. 000.000 (enam puluh juta) dan kita sebagai pekerja yang pertama diberhentikan untuk bekerja. Tambah Jainudin salah satu buruh
Kok, kita yang bekerja sudah satu bulan sepulu hari anggaran (gaji) diterima bertahap sampai (3 kali) pencarian untuk gaji sepuluh juta itu, dan di berhentikan secara tiba-tiba untuk melanjutkan pekerjaan dan memasukkan kariawan baru. Imbuh Jainudin
Kami berharap ada kebijakan dari kontraktor untuk kiranya memberikan gaji yang sewajarnya sesuai dari hasil perjanjian awal yang sudah disepakati secara bersama, karena pekerjaan proyek itu penuh dengan jeri payah dan penuh perjuangan diawal pekerjaan kami. harapnya
Sementara pihak konsultan proyek dikonfirmasi lewat via telpon dan SMS tidak ditanggapi, Hingga berita ini di publikasikan. (PB-05)


