Genjot Pembangunan Pariwisata, Abah Ady Usul 7 Program Prioritas, Pengembangan Waterpark dan Penataan UMKM
Cari Berita

Iklan 970x90px

Genjot Pembangunan Pariwisata, Abah Ady Usul 7 Program Prioritas, Pengembangan Waterpark dan Penataan UMKM

Senin, 19 Oktober 2026

 

Bupati Bima Temui Menteri Pariwisata 


Foto: Billy Pelopor NTB 

Jakarta, Peloporntb.com - Pemerintah Kabupaten Bima terus berkomitmen mendorong percepatan sektor pariwisata daerah sebagai salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui pertemuan audiensi oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi, Selasa (20/10/2026) didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Muhammad Akbar, SP., M.Si dengan Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Dwi Marhen Yono di Jakarta.


Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyampaikan permohonan dukungan dan penyampaian proposal terkait Program Penataan dan Pengembangan Wisata Bahari Kabupaten Bima.

Bupati Ady Mahyudi pada pertemuan tersebut menjelaskan, "Kabupaten Bima memiliki potensi wisata bahari yang luar biasa. Namun, penataan kawasan dan penyediaan infrastruktur pendukung secara terpadu serta berkelanjutan memerlukan sinergi dan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat.


"Kami menyadari masih terdapat keterbatasan, mulai dari infrastruktur dan amenitas wisata bahari, penataan kawasan, hingga penguatan kapasitas SDM pariwisata dan pelaku usaha lokal. Melalui koordinasi langsung dengan Kementerian Pariwisata RI, kami berharap program penataan ini dapat terakselerasi dengan baik," ujar Ady Mahyudi.


Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bima mengajukan 7 usulan program prioritas yang mencakup pembangunan dermaga wisata, Penataan kawasan destinasi wisata, Pengembangan atraksi wisata bahari dan Pembangunan fasilitas pelayanan wisata.

Usulan lainnya yaitu Pengembangan waterpark, Penataan UMKM wisata dan Pelatihan SDM pariwisata dan pemandu wisata bahari.


Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Muhammad Akbar, SP., M.Si., menambahkan bahwa dukungan fasilitasi dari Kementerian Pariwisata RI akan menjadi dorongan besar dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata Bima di tingkat nasional maupun internasional.


"Pengembangan wisata bahari yang berdaya saing dan berkelanjutan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan taraf hidup masyarakat melalui penataan UMKM dan pelatihan SDM lokal. Kami optimistis usulan ini mendapat respons positif demi memajukan pariwisata Bima," jelas Muhammad Akbar.


Melalui sinergi antara Pemkab Bima dan Kementerian Pariwisata RI, diharapkan pengembangan potensi bahari Kabupaten Bima dapat terlaksana secara optimal, memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, serta memperkuat posisi Bima sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Indonesia. (Bil-01)