Semangat Hari Kemerdekaan, Pemerintah dan Akademisi Muda Bersatu Wujudkan Bima Bermartabat
Cari Berita

Iklan 970x90px

Semangat Hari Kemerdekaan, Pemerintah dan Akademisi Muda Bersatu Wujudkan Bima Bermartabat

Senin, 17 Agustus 2026

 

Doktor Ady Ardyansah Bersama Bupati Bima Ady Mahyudi 


Foto: Billy Pelopor NTB 

Bima, Peloporntb.com - Sebuah foto Bupati Bima Ady Mahyudi berpelukan hangat dengan Akademisi Doktor Ady Ardyansah, S.Sos., MM, merupakan salah satu doktor Ilmu Kebijakan Publik Universitas Brawijaya, Akademis Universitas Mbojo Bima.


Pelukan itu menjadi simbol bahwa mengisi kemerdekaan bukan hanya upacara. Tapi dengan sinergi nyata antara Pemerintah, Akademisi, dan Pemuda untuk mewujudkan visi "Bima Bermartabat"


Momen tersebut terjadi saat Jamuan ramah tamah undangan pada acara upacara kemerdekaan RI di halaman Kantor Bupati Bima, bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT RI ke-81.

"17 Agustus 2026.


Momentum tersebut mengingatkan kita. Kemerdekaan diraih karena bersatu. Begitu juga Bima Bermartabat. Tidak bisa jalan sendiri. Harus kolaborasi," ujar Bupati Ady Mahyudi di sela kegiatan.


Sang Doktor Ilmu Kebijakan Publik putra Sakuru tersebut menegaskan, " kemerdekaan sejati adalah ketika rakyat sejahtera dan kebijakan berpihak kepada rakyat bukan kepada elit" Kemerdekaan tanpa kebijakan yang tepat itu semu. Hari ini kita satukan ilmu, kekuasaan, dan semangat pemuda untuk Bima yang Bermartabat ," tegasnya.


Makna Pelukan di Bulan Kemerdekaan 

Bagi para pemuda memiliki makna dalam boleh jadi menyatukan semangat dan pikiran untuk daerah yang bermartabat. 


Bukan lagi zamannya jalan sendiri-sendiri. Pemerintah buka pintu, akademisi kasih peta, pemuda yang jalan mengawal.


"Ini baru namanya merdeka. Merdeka berpendapat, merdeka berkolaborasi, merdeka membangun Bima," tulis salah satu komentar yang ramai disukai warganet.


Di usia 81 tahun Indonesia, dan Kabupaten Bima di bawah kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi, semangat gotong royong ini diharapkan jadi bahan bakar lahirnya kebijakan publik yang bersih, adil, dan menjawab kebutuhan masyarakat Bima. (Bil-01)