Membangun Bima Bermartabat Dengan Cinta, Momentum Hut RI Ke-80
Cari Berita

Iklan 970x90px

Membangun Bima Bermartabat Dengan Cinta, Momentum Hut RI Ke-80

Jumat, 15 Agustus 2025

Sukrin Baba Rai Wera

 

Penulis : Ole sukrin alias BB Rao


Bima, Peloporntb.com - Tahun ini, Indonesia memasuki usia 80 tahun kemerdekaannya. Jika usia negara kita diibaratkan seperti manusia, maka ini adalah masa yang sangat matang. Nabi Muhammad SAW wafat di usia 63 tahun, dan jika dianalogikan, 17 tahun berikutnya adalah “bonus” untuk menguatkan warisan, meneguhkan nilai, dan memantapkan langkah. Usia ini bukan lagi masa untuk berlari tanpa arah, tetapi untuk berjalan tegap dengan visi yang jelas.


Dulu, para pejuang mengangkat senjata demi kemerdekaan. Hari ini, perjuangan itu kita lanjutkan dengan pembangunan yang lahir dari hati nurani pembangunan yang berlandaskan cinta dan martabat. Bima memiliki kearifan lokal yang sangat berharga, Maja Labo Dahu, yang mengajarkan untuk menjaga kehormatan diri dan takut berbuat salah. Nilai ini sejalan dengan visi Bima Bermartabat yang saat ini diusung pemerintah Kabupaten Bima, dimana visi ini mendorong keharmonisan antara umara dan ulama, serta menguatkan kepedulian kepada rakyat kecil melalui program-program yang humanis dan membumi.


Cinta adalah fondasi kehidupan. Pemimpin yang mencintai rakyat akan memimpin dengan hati. Atasan yang menghargai bawahan akan membangun kepercayaan. Warga yang saling mencintai akan melahirkan kebersamaan yang kokoh. Momentum HUT RI ini adalah saat yang tepat untuk membangun Kabupaten Bima dengan kekuatan cinta. Cinta kepada Allah, cinta kepada sesama, dan cinta kepada alam semesta sebagai esensi Maja Labo Dahu yang sejati. Pemerintah Kabupaten Bima saat ini telah memberi contoh dengan mengedepankan kebersamaan, mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu dalam mewujudkan Bima Bermartabat.


Pemerintahan yang bermartabat adalah pemerintahan yang memikirkan kepentingan rakyat di atas segalanya. Program-programnya berpihak kepada yang lemah, dijalankan dengan amanah dan adil, serta terbuka untuk kolaborasi demi kemaslahatan bersama. Di bawah kepemimpinan yang mengedepankan prinsip Maja Labo Dahu, kita telah melihat langkah-langkah positif dalam pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, dan pemeliharaan lingkungan yang selaras dengan identitas daerah.


Kemerdekaan adalah anugerah, dan menjaga martabatnya adalah kewajiban. Mari kita songsong masa depan Kabupaten Bima dengan cinta sebagai kekuatan, Maja Labo Dahu sebagai kompas, dan Bima Bermartabat sebagai tujuan bersama. Dengan sinergi rakyat dan pemerintah, insya Allah Kabupaten Bima akan menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan tetap teguh memegang nilai-nilai luhur leluhur kita. (Bil-01)